MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Papua Barat Densus 88 Antiteror Polri, Komisaris Besar Polisi Gede Suardana, S.Pd., M.M., melaksanakan kunjungan silaturahmi dengan Bupati Manokwari, Hermus Indou, pada Jumat (13/2/2026). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Bupati Manokwari dalam suasana penuh keakraban dan komitmen memperkuat kolaborasi.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan koordinasi serta mempererat sinergitas antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Manokwari, khususnya dalam mencegah penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme (IRT).
Dalam kesempatan itu, Kasatgaswil Papua Barat Densus 88 Antiteror Polri menyerahkan plakat kepada Bupati Manokwari sebagai simbol kemitraan dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan daerah.
Kasatgaswil Papua Barat Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Gede Suardana, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
“Kami menyadari bahwa upaya pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat agar paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme tidak berkembang di wilayah Papua Barat, khususnya Manokwari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan preventif dan edukatif menjadi strategi utama dalam menangkal penyebaran paham ekstrem yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
“Kami mengedepankan langkah deteksi dini, edukasi, serta penguatan literasi kebangsaan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Densus 88 terhadap kondisi keamanan di daerahnya.
“Pemerintah Kabupaten Manokwari siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah Densus 88 dalam mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Stabilitas keamanan adalah fondasi utama pembangunan,” tegas Hermus.
Menurutnya, kerja sama yang terbangun antara pemerintah daerah dan aparat keamanan harus terus diperkuat demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami berharap koordinasi seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga Manokwari tetap menjadi daerah yang damai, harmonis, dan kondusif,” pungkasnya. (KP/03)














