Home / MANOKWARI / Papua Barat

Senin, 7 Oktober 2024 - 16:28 WIB

Akses Layanan Kesehatan Mental Dengan Mudah Pakai BPJS Kesehatan

MANOKWARI , Kumparanpapua.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berkontribusi memberikan jaminan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi para pesertanya dengan memberikan sejumlah layanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan mental.

Kemudahan akses layanan kesehatan mental memberikan dampak yang positif. Pasalnya meskipun belum banyak masyarakat yang mengetahui jika BPJS Kesehatan kini dapat menanggung menjamin biaya pelayanan kesehatan mental bagi setiap masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan mental karena terkendala biaya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, dr. Dwi Sulistyono Yudo mengatakan program kesehatan mental dapat membantu dalam pencegahan dini terkait gangguan mental untuk mengurangi risiko kondisi yang lebih serius di kemudian hari. Menurutnya peserta JKN berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mental sesuai dengan indikasi medis dan diagnosis dokter.

“Secara umum kesehatan jiwa sama dengan kesehatan fisik yang jika tidak di tangani dengan baik, keduanya bisa mengancam keselamatan jiwa. Gangguan mental dapat mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitas seseorang. Oleh karena itu, peserta JKN bisa mendapatkan layanan kesehatan mental seperti konsultasi, pemeriksaan, dan tindakan dari dokter umum pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun dokter spesialis jiwa di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL),” ucap Dwi.

Baca Juga :  Pesan Toleransi dan Persatuan Menggema dari Ribuan Lokasi Salat Ied LDII

Dwi juga menambahkan peserta JKN bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Menurutnya, peserta JKN bisa mendapatkan manfaat dari program pelayanan ini sesuai dengan indikasi medis.

“Kini peserta JKN bisa melakukan perawatan untuk menangani gangguan mental, dengan layanan yang diberikan adalah konseling di fasilitas kesehatan secara gratis. Untuk konseling dengan psikolog bisa dilakukan tanpa adanya batasan waktu, namun perlu di ingat bahwa dalam melakukan konseling, harus dengan psikolog yang merupakan bagian dari FKTP maupun FKRTL,” ujar Dwi.

Selain itu, Dwi juga menjelaskan untuk mendapatkan layanan kesehatan mental menggunakan BPJS Kesehatan, peserta harus mengikuti langkah-langkah yang bisa diakses dengan mudah.

Baca Juga :  Pemungutan Suara Ulang di 7 TPS Distrik Manokwari Barat Dikawal ketat

“Untuk dapat mengakses layanan ini, harus di pastikan terlebih dahulu status kepesertaan aktif oleh setiap peserta JKN. Kemudian bisa langsung datang pada FKTP yang terdaftar, setelah itu pasien bisa menjelaskan terkait kondisi, situasi maupun perasaan kepada dokter umum. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan dan diagnosis untuk menentukan jenis layanan yang dibutuhkan. Jika membutuhkan layanan kesehatan lebih lanjut maka dokter akan merujuk ke FKRTL atau rumah sakit untuk mendapatkan layanan kesehatan mental yang dibutuhkan,” pungkas Dwi.

Dengan terus berupaya memberikan pelayanan yang berkualitas melalui penguatan sinergi, Dwi berharap masyarakat Indonesia bisa mendapatkan pelayanan yang optimal termasuk pelayanan kesehatan mental.

“Melalui kemudahan akses layanan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang bisa lebih berani untuk mencari bantuan serta mendapatkan pengobatan sesuai dengan kebutuhan mereka. Serta dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup terhadap kesehatan mental,” tutupnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Dukung Arah Implementasi Otsus Papua, Pemprov Papua Barat Gelar Sosialisasi Kepada Pemda Manokwari

MANOKWARI

Paulus Waterpauw Calon Tunggal Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat

MANOKWARI

Ucapan Kapolresta Manokwari pada HUT ke-80 Republik Indonesia Tahun 2025

MANOKWARI

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Polda Papua Barat Resmikan SPPG

MANOKWARI

Idul Adha 1446H, Pemkab Manokwari Serahkan 131 Ekor Sapi Kurban

MANOKWARI

Meriahkan HUT PI Ke-168 Tahun, Ribuan Warga Suku Nusantara Ikut Pawai Budaya Religi

MANOKWARI

Infid Melalui Usaid Kolaborasi Gelar Dialog Multi Pihak Lahirkan Isu dan Rekomendasi Pembentukan Kelompok Kerja Bidang Pendidikan 

MANOKWARI

IODI Serahkan Rekomendasi, Yosias Saroy Kian Kuat Menuju KONI Papua Barat