MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Dukungan terhadap Yosias Saroy sebagai Bakal Calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat periode 2026-2030 kembali bertambah.
Kali ini, dukungan resmi datang dari Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Papua Barat yang menyerahkan surat rekomendasi beserta Surat Keputusan (SK) dukungan kepada Yosias Saroy, Kamis (3/9/2026).
Penyerahan rekomendasi tersebut turut didampingi sejumlah pimpinan cabang olahraga (cabor) lainnya yang menyatakan dukungan terhadap proses pencalonan Yosias Saroy.
Ketua IODI Papua Barat, James Viktor Widianto, mengatakan dukungan yang diberikan merupakan bentuk komitmen organisasinya untuk mendorong Yosias Saroy maju sebagai calon Ketua Umum KONI Papua Barat.
“Komitmen kami tetap mendukung Yosias Saroy menjadi calon Ketua Umum KONI Papua Barat. Kami telah menyiapkan rekomendasi dari IODI untuk digunakan dalam proses pencalonan,” ujar James.
Ia berharap kepemimpinan Yosias Saroy nantinya dapat membawa perubahan yang lebih besar bagi perkembangan olahraga di Papua Barat, khususnya dalam memberikan perhatian terhadap kebutuhan setiap cabor.
Menurutnya, rekomendasi dan SK tersebut diberikan sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab kepada Yosias Saroy untuk memperjuangkan kepentingan olahraga Papua Barat ke depan.
Menanggapi dukungan tersebut, Yosias Saroy menyampaikan terima kasih kepada IODI Papua Barat serta seluruh cabor yang telah memberikan kepercayaan dan rekomendasi kepadanya.
Ia menilai dukungan yang terus mengalir menjadi sebuah tanggung jawab besar apabila nantinya mendapat kepercayaan memimpin KONI Papua Barat.
“Besar harapan dari seluruh cabor, dan ini menjadi tanggung jawab besar yang harus saya emban. Jika Tuhan mengizinkan saya berada di sana, saya akan bekerja secara optimal untuk menyukseskan seluruh cabor yang berada di bawah KONI Papua Barat,” kata Yosias.
Yosias juga mengajak cabor yang masih ragu untuk bersama-sama bergabung dan memberikan dukungan dalam proses pencalonannya.
“Dengan dukungan dan rekomendasi yang terus mengalir, saya optimistis dapat memenangkan pertandingan ini. Namun, yang paling penting adalah bagaimana kita membawa KONI ke depan agar benar-benar dapat memfasilitasi cabor di Papua Barat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembenahan KONI ke depan harus menyentuh seluruh unsur olahraga, mulai dari atlet, pelatih hingga pengurus cabor.
Menurut Yosias, KONI Papua Barat harus mampu menjadi wadah yang mencari solusi terbaik terhadap berbagai kebutuhan cabor, termasuk menghadapi agenda olahraga besar seperti Pra Pon dan Pekan Olahraga Nasional (PON) .
“Kita akan berusaha dan berupaya mencari solusi terbaik bagi KONI dan seluruh cabor Papua Barat ke depan. Harapan saya, kita bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi berbagai agenda olahraga, sehingga nama Papua Barat dapat terus terangkat,” pungkasnya. (KP/03)






















