Home / MANOKWARI / Papua Barat

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kelompok VIII KKN UNCRI Tinjau Kampung Udopi, Siapkan Program Kerja

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Mahasiswa Kelompok VIII Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan III Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) melaksanakan kunjungan awal ke Kampung Udopi, Distrik Manokwari Barat, Rabu (15/7/2026), sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah, mengenali potensi kampung, serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan program kerja selama pelaksanaan KKN.
Sebanyak 17 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok VIII KKN Angkatan III Universitas Caritas Indonesia terdiri atas tujuh mahasiswa dari Fakultas Hukum dan sepuluh mahasiswa dari Fakultas Ekonomi . Peserta KKN didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Netty Torano, S.E., M.M.

Dalam kunjungan itu, Peserta KKN diterima langsung oleh Kepala Kampung Udopi, Marthen Simerbouw, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Caritas Indonesia menjadikan Kampung Udopi sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

Marthen berharap kehadiran mahasiswa Kelompok VIII KKN Angkatan III Universitas Caritas Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Universitas Caritas Indonesia yang telah memilih Kampung Udopi sebagai lokasi KKN ” Ucapnya

Pihaknya berharap selama berada di sini, adik-adik mahasiswa dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Tinggalkan sesuatu yang bermanfaat dan menjadi kenangan bagi kampung ini.

Baca Juga :  Balai GTK Papua Barat Bekali 128 Sekolah dengan Coding dan Kecerdasan Artifisial

” Jangan sampai setelah KKN selesai tidak ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat,” ujar Marthen

Menurutnya, mahasiswa KKN pada tahun-tahun sebelumnya telah meninggalkan berbagai hasil yang masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, ia berharap peserta KKN tahun ini mampu melanjutkan semangat pengabdian tersebut melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Selain itu, Marthen juga memastikan keamanan seluruh peserta selama menjalankan kegiatan KKN di Kampung Udopi.

“Soal keamanan tidak perlu dikhawatirkan. Selama berada di kampung ini saya menjamin keamanan seluruh mahasiswa. Kami siap mendukung setiap kegiatan yang akan dilaksanakan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Kampung Udopi memiliki sekitar 165 kepala keluarga (KK) dan dikenal sebagai Kampung Nusantara karena dihuni masyarakat dari berbagai daerah seperti Toraja, Makassar, Manado, serta sejumlah suku lainnya yang hidup berdampingan dengan masyarakat asli Papua (OAP).

Sebagian besar masyarakat asli Papua di kampung tersebut berprofesi sebagai petani. Hasil pertanian yang mereka produksi setiap hari dipasarkan ke Pasar Wosi, Manokwari.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Netty Torano, S.E., M.M. menyampaikan terimakasih kepada Kepala Kampung Udopi atas sambutan hangat yang diberikan kepada mahasiswa.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah kampung, masyarakat, dan mahasiswa dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan KKN sehingga mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Baca Juga :  Lapas Manokwari Bentuk Karakter Positif Warga Binaan Melalui Musik Tradisional

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Kampung beserta seluruh masyarakat Kampung Udopi yang telah menerima mahasiswa KKN Universitas Caritas Indonesia dengan sangat baik. Kami berharap pelaksanaan KKN ini berjalan lancar dan seluruh program kerja yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Netty.

Ia menambahkan, KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sehingga mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua Kelompok VIII KKN Angkatan III Universitas Caritas Indonesia, Alfri Delima, menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat dari Pemerintah Kampung Udopi.

Menurut Alfri, seluruh anggota Kelompok VIII berkomitmen membangun hubungan yang baik dengan masyarakat serta melaksanakan seluruh program kerja secara maksimal.

“Kami berharap kehadiran kami dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Kampung Udopi selama pelaksanaan KKN. Kami siap bekerja sama, belajar dari masyarakat, dan memberikan kontribusi terbaik melalui berbagai program yang akan kami laksanakan,” kata Alfri.

Melalui kunjungan awal tersebut, Kelompok VIII KKN Angkatan III Universitas Caritas Indonesia optimistis seluruh program kerja yang akan dijalankan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Kampung Udopi, sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

SMPN 2 dan SMAN 2 Manokwari Dominasi Kategori Pelajar di Bupati Cup II

MANOKWARI

Dukung HUT Pekabaran Injil, Nelayan Cakalang Siapkan Layanan Gratis di Pelabuhan Anggrem

MANOKWARI

Kontingen Manokwari Resmi Dilepas Menuju Pesparawi Nasional XIV 2026

MANOKWARI

Pemkab Manokwari Imbau ASN Jaga Kamtibmas

MANOKWARI

Pansel tetapkan 20 calon DPRK Teluk Wondama lulus seleksi administrasi

MANOKWARI

96 Koperasi Merah Putih di Manokwari Sudah Legal, 83 Lagi Menunggu Proses

MANOKWARI

Anggota DPRK Manokwari, Norman Tambunan Minta Kepastian Pemda Manokwari Lunasi Hak Pegawai Honorer Selama 8 Bulan

MANOKWARI

Pemda Manokwari Bentuk Satgas Inventaris Bangunan Liar