Home / Papua / Papua Barat Daya / Papua Barat Daya / Sorong

Minggu, 9 November 2025 - 12:27 WIB

DPD PDI Perjuangan Papua Barat Daya Mantapkan Persiapan Konferda

SORONG, Kumparanpapua.com – Ketua Panitia Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat Daya Denny Mamusung menegaskan bahwa seluruh panitia resmi saat ini telah menyatakan kesiapan penuh menjelang pelaksanaan Konferda.

Hal itu disampaikan Denny usai menggelar rapat panitia bertempat di Kantor DPD PDI Perjuangan Papua Barat Daya, Kabupaten Sorong, Sabtu (8/11/2025).

Menurut Denny, rapat tersebut digelar dalam rangka memantapkan berbagai persiapan teknis pelaksanaan Konferda, sambil menunggu keputusan resmi tanggal pelaksanaan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang dijadwalkan akan diputuskan pada Rabu (12/11/25) mendatang.

“Rapat hari ini dalam rangka memastikan kesiapan panitia. Kami menunggu keputusan tanggal dari DPP setelah rapat hari Rabu nanti,” ujar Ketua Panitia Konferda DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat Daya Denny Mamusung.

Lebih lanjut, Denny menyoroti munculnya sejumlah pihak yang mengklaim sebagai panitia Konferda tanpa dasar yang sah. Ia menyebut kelompok tersebut sebagai ‘panitia abal-abal’ lantaran tidak memiliki Surat Keputusan (SK) resmi dari DPP PDI Perjuangan.

Baca Juga :  Ketua LAPEPA Teluk Bintuni Imbau Warga Jaga Keamanan dan Tidak Terpengaruh Isu Pemecah Belah

“Beberapa waktu lalu ada panitia-panitia yang mengaku punya SK dan berangkat ke Nabire. Ternyata di sana tidak ada SK Papua Barat Daya yang dibacakan,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa DPP PDI Perjuangan secara administratif telah mengeluarkan surat pembatalan tertanggal 31 Oktober 2025 terhadap keberangkatan kelompok tersebut. Kendati demikian, sebagian dari mereka tetap berangkat karena diduga mendapat instruksi secara tidak resmi melalui sambungan telepon.

“Surat DPP sudah jelas membatalkan, namun ada yang lebih takut pada instruksi lewat telepon daripada surat resmi. Kami tidak tau alasan lain di balik itu,” tegasnya.

Ia menyebut bahwa sejumlah fraksi memilih untuk tetap tinggal di Sorong dan tidak ikut berangkat ke Nabire karena menghormati keputusan resmi DPP.

“Kami panitia tidak berangkat. Kami memilih fokus mempersiapkan segala kebutuhan untuk Konferda yang sah,” ucapnya.

Baca Juga :  Hari Gemapatas , 3000 Tanda Batas dipasang di Papua

Dalam rapat tersebut, Denny membeberkan bahwa pelaksanaan Konferda PDI Perjuangan Papua Barat Daya nantinya akan dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai daerah se-Papua Barat Daya. Untuk itu, dirinya memaparkan bahwa panitia akan kembali menggelar rapat internal guna mematangkan persiapan teknis, termasuk akomodasi dan agenda kegiatan.

“Hari ini kami rapat bersama DPD. Setelah ini, panitia akan rapat sendiri untuk menyesuaikan petunjuk tambahan dari Ketua DPD,” terangnya.

Terkait tindakan terhadap pihak-pihak yang berangkat tanpa mandat resmi, Denny menyatakan bahwa hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan DPD dan DPP PDI Perjuangan. Namun ia menegaskan bahwa tanggung jawab moral dan organisasi tetap harus dipegang oleh para pimpinan yang mengkoordinir keberangkatan tersebut.

“Kami yakin teman-teman yang berangkat tidak sepenuhnya salah. Mereka hanya terprovokasi oleh pimpinan mereka. Yang harus bertanggung jawab adalah para koordinator keberangkatan itu,” tandasnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Bupati Manokwari Launching Enam Proyek Perubahan Peserta PKN Tingkat II

MANOKWARI

Pemkab Manokwari Dorong Perda Miras, Yan Mandenas: Legalkan di Lokasi Tertentu untuk Efektivitas Pengawasan

Papua

Kota Jayapura Sudah 1157 Kali Diguncang Gempa

Papua

Tokoh Masyarakat Wamena dan Kepala Desa Honai Lama Ajak Masyarakat Jaga Kambtibmas

Papua

Frans Pekey : Pentingnya Komunikasi Antar Paguyuban dan Kepala Suku Penting Dilaksanakan

MANOKWARI

Bupati Manokwari Sampaikan Aspirasi soal Maraknya Tambang Ilegal di Wasirawi

MANOKWARI

Tokoh Pemuda Sorong Selatan Terima Bantuan Presiden Prabowo, Diajak Perkuat Persatuan NKRI

MANOKWARI

Konsisten Majukan Budaya Daerah, 10 Kepala Daerah Digodok Dewan Juri PWI Pusat