Home / MANOKWARI / Papua Barat / Uncategorized

Sabtu, 13 September 2025 - 10:16 WIB

Anggota DPRK Manokwari, Norman Tambunan Minta Kepastian Pemda Manokwari Lunasi Hak Pegawai Honorer Selama 8 Bulan

MANOKWARI , Kumparanpapua.com- Anggota DPRK Manokwari, Norman Tambunan mendesak Pemerintah Daerah kabupaten Manokwari untuk segera membayar gaji tenaga honorer yang hingga kini memasuki 8 bulan belum juga dibayarkan.

Hal tersebut disampaikan melalui Hearing guna membahas mengenai keterlambatan gaji honorer yang sudah berlangsung berbulan-bulan.

“Hal ini tidak bisa ditolerir lagi karena menyangkut hak dasar para pekerja” Tegas Norman dalam kegiatan hearing komisi ll dengan Kepal Dinas Perindakop yang juga menjabat sebagai Plt. Sekda Manokwari, jumat (12/9/2025) di kantor DPRK Manokwari Sowi Gunung.

“Honorer ini sudah bekerja membantu pelayanan pemerintahan. Sangat tidak adil kalau sampai delapan bulan gaji mereka belum dibayar. Pemda jangan menunda lagi, segera lunasi kewajiban itu,” tegas Norman.

Baca Juga :  Resmikan SPBU DODO, Bupati Harap Kebutuhan BBM Nelayan di Manokwari Terpenuhi

Menurut Norman, honorer merupakan bagian penting dari roda pemerintahan daerah. Jika hak mereka tidak dipenuhi, hal ini akan mempengaruhi kinerja serta kualitas pelayanan publik di Manokwari. Banyak tenaga honorer yang mengeluh karena belum menerima hak mereka selama 8 bulan terakhir.

“Kalau mereka tidak digaji, bagaimana bisa fokus bekerja?

Bagaimana mereka bisa menghidupi keluarganya? Ini soal kemanusiaan dan keadilan. Pemerintah daerah wajib hadir menyelesaikan persoalan ini,” tambahnya.

Baca Juga :  HUT PI Ke-168 Tahun, Panitia Gelar Lomba Perahu Johnson

Dalam kesempatan hearing bersama Kepala dinas Perindagkop Manokwari yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Manokwari, Norman minta kepastian dari Pemda untuk segera melakukan pembayaran gaji tenaga honorer.

Pihaknya mendesak agar Pemkab Manokwari memberikan kepastian jadwal pembayaran gaji, serta memastikan mekanisme anggaran lebih transparan ke depan.

“Kami di DPRD akan terus mengawal masalah ini. Jangan sampai tenaga honorer merasa dianaktirikan. Mereka butuh kepastian, dan hak itu harus segera diberikan,” tandasnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Perkuat Layanan Kesehatan, 10 Puskesmas di Manokwari Terima Motor Dinas

MANOKWARI

Pembangunan Gedung Mambruk Masuki Tahap Akhir, Pemkab Manokwari Targetkan Peresmian 2026

MANOKWARI

PJ Gubernur Waterpauw Pimpin Apel Gabungan Perdana Provinsi PB dan 7 Kabupaten

MANOKWARI

Matret Kokop Resmi Dilantik Sebagai Bupati Teluk Bintuni

MANOKWARI

Papua Barat Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Kampung

MANOKWARI

Selvi Gibran Dampingi Pengrajin dalam Seminar dan Coaching Clinic UMKM

MANOKWARI

Kesbangpol Papua Barat Pastikan Dana Hibah APBD-P 2025 Cair Tuntas Sebelum Pertengahan Desember

MANOKWARI

Kepala Suku Irarutu Imbau Warga Teluk Bintuni Jaga Keamanan Menjelang 1 Desember