Home / MANOKWARI / Papua Barat

Sabtu, 7 Juni 2025 - 14:41 WIB

Dua Dapur Sehat Beroperasi di Manokwari Selatan, BGN Targetkan Gizi Seimbang bagi Semua

MANOKWARI, Kumparanpapua.com — Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Obet Rumbruren, menghadiri kegiatan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Balai Desa Abreso, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, pada Selasa, 3 Juni 2025.

Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman mendalam tentang program strategis nasional MBG.

Dalam sambutannya, Obet Rumbruren menyampaikan bahwa meskipun dirinya tidak berlatar belakang kesehatan, penugasan di Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, BPJS, serta program MBG dan BKKBN, merupakan bagian dari rencana Tuhan untuk kemajuan Papua.

“Ini kesempatan untuk orang Papua dan kesempatan untuk Papua Barat, khususnya Manokwari, bagaimana Tuhan mau membuat sesuatu yang ajaib di mata kita,” ujar Obet.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Komisi IX dalam mengatasi berbagai persoalan kesehatan di daerah, termasuk kemudahan akses layanan kesehatan melalui BPJS. Obet menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan, bahkan hingga menghubungi langsung pihak rumah sakit.

Baca Juga :  Kini Peserta Jkn Dapat Berobat Dengan Mudah Menggunakan Ktp

Terkait program MBG, Obet mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambutnya sebagai upaya mencerdaskan generasi bangsa.

“Mari kita jemput program pemerintah yang dijelaskan oleh Prabowo Subianto, Presiden terpilih, untuk bagaimana mencerdaskan anak-anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke, tidak terkecuali anak Papua,” tegasnya.

Perwakilan dari Badan Gizi Nasional, Erdiansyah dan Muhammad Suhud, turut memberikan penjelasan rinci tentang program ini. Mereka menjelaskan bahwa tujuan utama BGN adalah membentuk sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui asupan gizi seimbang.

“Kami menganggap bahwa SDM yang berkualitas merupakan modal utama untuk mewujudkan Indonesia Emas,” kata Erdiansyah.

Baca Juga :  Manokwari Jadi Titik Awal Gerakan Anak Indonesia Hebat Menuju Generasi Emas 2045

Program MBG menyasar dua kelompok penerima manfaat, yaitu:

1.Peserta didik: mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK, SLB, santri, dan sekolah keagamaan lainnya.

2.Non-peserta didik: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Program ini juga sejalan dengan agenda BKKBN dalam menekan angka stunting.

Muhammad Suhud menambahkan, saat ini sudah ada dua dapur sehat yang beroperasi di Kabupaten Manokwari Selatan, yakni di Distrik Oransbari dan Ransiki.

“BGN sedang dalam proses pendataan untuk mengetahui jumlah penerima manfaat dan kebutuhan dapur di distrik-distrik lainnya,” jelasnya.

Terkait pendirian dapur, BGN membaginya ke dalam tiga tipe:

1.Tipe Mandiri: Dibangun dan dioperasikan oleh masyarakat. BGN menanggung biaya setelah dapur terverifikasi.

2.Tipe Mitra: Dibangun oleh mitra seperti pemerintah daerah, kementerian/lembaga, atau institusi seperti TNI/Polri.

3.Tipe BGN: Dibangun langsung oleh Badan Gizi Nasional. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

DPMK Gelar Pelatihan Tata Cara Penetapan Batas Kampung dan Peta Kampung Induk dan Pemekaran di Manokwari

MANOKWARI

Bahas Isu Strategis Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham PB Gelar Rakor Dilkumjakpol

MANOKWARI

Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Penanggulangan Stunting Jadi Pokus Pembahasan Dalam Forum Musrenbang RKPD Manokwari

MANOKWARI

Lindungi Budaya Indonesia, Kemenkum Sahkan Kerja Sama dengan Kemenbud

MANOKWARI

KPU Manokwari Tetapkan Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dalam Pilkada Tahun 2024

MANOKWARI

Bupati Manokwari Apresiasi Brimob di HUT ke-80, Dorong Keamanan Tetap Terjaga

Papua Barat

Bupati Yohanis: Pesparani IV Papua Barat Cerminkan Harmoni dan Keramahan Teluk Bintuni

MANOKWARI

Safari Ramadhan Ke Masjid At Taqwa Kampung Makassar, Bupati Berikan Santunan Kepada Anak Yatim