Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 6 Agustus 2024 - 19:20 WIB

Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNIPA Mengikuti Pelatihan Enumerator Baseline Survey oleh Yayasan ASRI

Manokwari, KUMPARANPAPUA.COM – Dekan Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua, Hendrik Arwam, menyatakan pentingnya kerja sama yang melibatkan semua pihak, termasuk dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Dalam sambutannya saat penandatanganan perjanjian kerja sama antara Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua dengan Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI), ia menekankan perlunya kolaborasi sebagai langkah nyata untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal Papua serta memajukan sumber daya manusia di Papua.

 

Kerja sama ini mencakup bidang kajian sastra dan budaya dengan integrasi program kesehatan dan konservasi di masyarakat sekitar kawasan Cagar Alam Pegunungan Tambrauw Utara.

 

“Saya sependapat dengan Pak Dekan bahwa era kolaborasi telah tiba. Oleh karena itu, kami menggandeng Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua untuk bekerja sama. Ini adalah pertama kalinya kami menjalin kerja sama dengan institusi yang berfokus pada sastra dan budaya,” ujar Ekoningtyas Margu Wardani, Direktur Eksekutif Yayasan ASRI, dalam pidatonya.

Baca Juga :  Swiss-Belhotel Manokwari Tanam 500 Bibit Mangrove di Pesisir Arfai

Sebagai implementasi awal, akan diadakan Pelatihan Penelitian Kesehatan dan Lingkungan Hidup di Kabupaten Tambrauw pada Kamis, 8 Agustus 2024, di Fakultas Kehutanan Universitas Papua. Pelatihan ini akan melibatkan mahasiswa dari Fakultas Kehutanan serta Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua. Selain kerja sama dengan Fakultas Sastra dan Budaya, Yayasan ASRI juga menjalin kerja sama dengan Fakultas Kehutanan Universitas Papua.

Baca Juga :  Muscab HIPMI Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegaf Diharapkan Jadi Momentum Perkuat Sinergi Ekonomi

 

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan sumber daya manusia dan alam di Tanah Papua, sesuai dengan visi Universitas Papua,” ujar Muhammad Hussen, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua.

 

Selanjutnya, akan dilakukan integrasi pelayanan kesehatan dengan pelestarian hutan bernilai konservasi tinggi untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan alam yang lestari. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, khususnya di Distrik Miyah, Mubrani, Syujak, dan Fef. (*rls)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Ibadah Peringatan Jumat Agung di Manokwari Dihadiri Ratusan Umat

MANOKWARI

OMK se-TPW Manokwari Menanam Mangrove Dukung Program Manokwari “Kota Hijau”

MANOKWARI

Masyarakat Adat Ajukan Raperda PPMHA ke Bupati Teluk Wondama

MANOKWARI

KPU Manokwari Gelar Rakor Bersama Jelang Pendaftaran Calon Kepala Daerah

MANOKWARI

Bupati Manokwari Berikan Apresiasi Tinggi untuk Guru di Hari Guru Nasional 2025

Papua Barat

Enam Kabupaten Ambil Bagian dalam Pesparani IV Papua Barat, 817 Peserta Ikuti 13 Kategori Lomba

MANOKWARI

Pidar Papua Barat Dukung Pelantikan Kadin, Desak Pemerintah Transparan dan Adil

MANOKWARI

Dorong Optimalisasi PAD, DPRK Manokwari Hearing OPD Teknis