MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dan workshop bertajuk Peningkatan Kualitas Reformasi Birokrasi, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik di lingkungan Pemkab Manokwari dan dibuka langsung oleh Bupati Hermus Indou.
Dalam sambutannya, Bupati Hermus menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah kolaboratif untuk menemukan solusi atas berbagai tantangan dalam pelayanan publik. Ia mengajak peserta untuk berdiskusi secara kritis, konstruktif, dan produktif, serta menekankan tiga tujuan utama dari kegiatan tersebut.
Pertama, melakukan analisis mendalam terhadap kendala yang menghambat transparansi dan akuntabilitas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kedua, merumuskan solusi konkret, termasuk pemanfaatan teknologi informasi untuk digitalisasi layanan, penyederhanaan prosedur, dan penerapan sistem pengaduan yang efektif. Ketiga, membangun komitmen bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bergerak serempak menuju perubahan.
“Sinergi antar-OPD menjadi kunci utama. Kepentingan rakyat harus selalu menjadi prioritas, dan setiap interaksi kita dengan masyarakat harus memberi manfaat,” ujar Bupati Hermus. Ia juga memberikan apresiasi kepada para narasumber dan fasilitator yang mendukung peningkatan kapasitas ASN di Pemkab Manokwari.
Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Manokwari, M. Syamsul Huda, menyebutkan kegiatan ini diikuti 46 peserta dari berbagai dinas, badan, distrik, kelurahan, BLUD RSU Manokwari, dan puskesmas. Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Tim Visi Utama Yogyakarta.
Keberhasilan FGD dan workshop ini akan diukur dari seberapa efektif rekomendasi yang dihasilkan dapat diterapkan di masing-masing OPD, demi pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.














