Home / MANOKWARI / Papua Barat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:47 WIB

Bupati Manokwari Siapkan Layanan Kesehatan Gratis dan Strategi Tuntas Atasi Stunting

 

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah mematangkan kebijakan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui penyusunan Peraturan Daerah (Perda). Program ini dirancang terintegrasi antara Jamkesda dan Jamkesmas sehingga pelayanan kesehatan dapat diberikan lebih menyeluruh.

Menurut Bupati, program kesehatan gratis yang akan diberi nama “Manokwari Sehat” tersebut diproyeksikan menutup celah pembiayaan yang belum tercakup oleh Jamkesmas. Di fasilitas kesehatan, pemerintah akan memetakan jenis layanan yang sudah ditanggung Jamkesmas dan komponen yang belum, lalu beban pembiayaan yang belum terakomodasi akan diambil alih oleh Jamkesda.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Masyarakat KKST di Teluk Wondama, Roma Megawanty Waterpauw : BBM Nelayan Terselesaikan

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Manokwari.

Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga fokus pada percepatan penurunan stunting. Bupati menjelaskan bahwa roadmap penanganan stunting telah diselesaikan, dan intervensi ke depan akan diarahkan lebih tepat sasaran dengan menyentuh keluarga-keluarga yang berkontribusi terhadap tingginya kasus stunting.

Ia menilai stunting merupakan gejala dari kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih berada dalam kemiskinan ekstrem. Karena itu, penanganannya tidak cukup hanya dengan memberikan makanan tambahan. Pemerintah akan melakukan pendekatan terpadu, termasuk program bedah rumah dan peningkatan sanitasi bagi keluarga terdampak.

Baca Juga :  LMA Papua Barat Tolak Penunjukan karateker LMA PBD oleh Lenis Kogoya

Dengan intervensi hingga ke akar persoalan, pemerintah berharap penanganan stunting bisa berjalan konsisten dan berkelanjutan. Bupati mengingatkan bahwa penanganan sementara tanpa menyentuh akar masalah hanya akan menciptakan kasus berulang dan membuat program menjadi tidak efektif.

“Kita ingin memastikan bahwa program penanganan stunting benar-benar menyelesaikan masalah dari dasarnya, bukan hanya sekadar menutup permukaannya,” ujarnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Jelang Peringatan 1 Juli, Korneles Yenu Ajak Masyarakat Papua Barat Jaga Kamtibmas dan Perkuat Persatuan

MANOKWARI

OJK Terapkan Perlakuan Khusus untuk Debitur Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

MANOKWARI

Bupati Hermus Lantik Pengurus Kerukunan Keluarga Buton Tengah (KKBT) Kabupaten Manokwari

MANOKWARI

Wakil Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat Turun Reses Serap Aspirasi Rakyat

MANOKWARI

86 Mahasiswa S1 Manajemen UNCRI Ikuti Yudisium Periode II

OLAHRAGA

Wabup Manokwari Hadiri Pelantikan PC Fatayat NU dan LKL di Papua Barat

MANOKWARI

Bupati Hermus Ajak Warga Aimasi Jaga Hutan dan Sumber Air Demi Generasi Mendatang

MANOKWARI

Sebanyak 15.770 KPM di Kabupaten Manokwari Terima Bantuan Sembako dan PKH Tahap 2 Tahun 2024