Home / MANOKWARI / Papua Barat / Uncategorized

Rabu, 13 Agustus 2025 - 23:14 WIB

Hendra Ririhena: Berawal dari Mansinam, Pertanian Harus Dikerjakan Bersama

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Wirausahawan Hendra Ririhena membagikan pandangannya tentang pentingnya wirausaha, manajemen waktu, dan kerja sama dalam mengembangkan sektor pertanian masyarakat, khususnya di Pulau Mansinam.

Menurut Hendra, berwirausaha memberi keleluasaan untuk mengatur waktu secara mandiri sehingga produktivitas tidak terikat oleh jam kerja tertentu. Ia mengaku tertarik dengan program Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang mengusung visi “Berawal dari Mansinam.”

“Supaya program ini sinkron, semua harus dikerjakan bersama dan direspons oleh pihak terkait,” ujarnya saat ditemui di Pulau Mansinam, Jumat (15/8/2025).

Hendra menilai kunci keberhasilan program pertanian adalah pembentukan kelompok tani yang memiliki Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Kelompok ini, kata dia, harus beranggotakan orang-orang yang tekun dan sabar.

“Banyak yang terpanggil, sedikit yang terpilih. Tidak perlu besar jumlahnya, yang penting komitmen,” tegasnya.

Baca Juga :  Pererat Kebersamaan Ramadan, Densus 88 dan Pemuda Lintas Agama Berbagi Takjil di Manokwari

Ia juga berbagi pengalaman membentuk kelompok tani di berbagai kampung di Kabupaten Boven Digoel, termasuk wilayah perbatasan. Menurutnya, RDKK menjadi panduan penting untuk menentukan jenis komoditas yang ditanam, mulai dari hortikultura jangka pendek hingga tanaman tahunan seperti kelapa.

Selain membahas pertanian, Hendra turut menyampaikan harapan dan kritik terhadap pelaksanaan program pemerintah di Pulau Mansinam. Ia menyoroti kurangnya dukungan finansial dan koordinasi dari dinas terkait, serta maraknya kasus pencurian di wilayah tersebut.

“Kita butuh perubahan, jangan ada saling tipu. Kalau kita bicara yang benar, kita akan mendapat hasil yang benar,” ucapnya.

Meski demikian, ia tetap mendukung Bupati, Gubernur, dan tim PKK provinsi maupun kabupaten, serta mengapresiasi peran kepolisian dan militer. Ia berharap pemerintah lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat Pulau Mansinam dan mengajak semua pihak bersatu membangun Manokwari dan Papua Barat.

Baca Juga :  Tingkatkan Sistem JKN, BPJS Kesehatan Cabang Manokwari Gelar Kegiatan Gathering Badan Usaga dan Media

“Ketekunan, kesabaran, dan komitmen waktu adalah kata kunci. Kalau kita mau berubah dari diri sendiri, program yang diunggulkan pasti berhasil,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kampung Pulau Mansinam mengakui program pertanian yang diinisiasi Hendra mendapat sambutan positif dari pemerintah kampung. Program ini dirancang untuk melibatkan anak-anak kampung, terutama yang belum memiliki pekerjaan tetap, dalam kegiatan bercocok tanam dan pembentukan kelompok kerja.

“Kalau program Bapak Hendra ini dijalankan, kami berharap bisa masuk dalam satu tim atau kelompok yang bersama-sama melaksanakan program kerja. Tim kerja ini akan melibatkan anak-anak untuk bekerja bersama, mulai dari penanaman hingga panen,” ujarnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

Massa aksi melakukan deklarasi damai di Jalan Trikora Wosi Manokwari, Rabu (07/02/2024).

MANOKWARI

Ormas, Aktivis dan Mahasiswa Deklarasi Pemilu Damai di Manokwari

MANOKWARI

Mantan Bupati Ke 7 Wafat, Bupati Manokwari Keluarkan Instruksi Pengibaran Bendera Setengah Tiang

MANOKWARI

Ketua BEM STIH Manokwari Ajak Masyarakat Dukung Polisi Jaga Kamtibmas

MANOKWARI

113 Guru Kabupaten Sorong Ikuti Pelatihan Kecerdasan Artifisial

Papua Barat

Bupati Yohanis Manibuy Antar Teluk Bintuni Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

MANOKWARI

HUT BKMT Ke-24 , Bupati Ajak Tingkatkan Iman dan Taqwa

MANOKWARI

Olahraga Bersama Warnai Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Polresta Manokwari

MANOKWARI

KPU Manokwari Gelar Rakor terkait Pembatasan Pengeluaran Dana Kampanye