Home / MANOKWARI / Papua Barat

Rabu, 5 Maret 2025 - 19:23 WIB

Sampaikan Pidato Perdana, Bupati Manokwari Tekankan Visi Transformasi Pembangunan Berkelanjutan

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, didampingi Wakil Bupati Manokwari, Hj. Mugiyono, menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna DPRK Kabupaten Manokwari pada Rabu (5/3/2025).

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRK, anggota DPRK Kabupaten Manokwari, serta Pimpinan OPD Manokwari.

Dalam pidato perdananya, Bupati Hermus Indou menjelaskan bahwa pelantikan mereka sebagai bupati dan wakil bupati Manokwari yang dilaksanakan secara serentak di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025, merupakan titik awal pengabdian mereka kepada masyarakat Manokwari.

“Pengabdian seorang pemimpin kepada masyarakatnya adalah warisan mulia yang harus kita jaga dan teruskan,” ujarnya.

Bupati memaparkan visi pembangunan Kabupaten Manokwari untuk lima tahun ke depan, yang akan diusung dalam kepemimpinannya bersama Hj. Mugiyono.

Baca Juga :  Turnamem Futsal Bupati Cup Manokwari 2023, Resmi Bergulir

 

Visi tersebut adalah transformasi pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk mewujudkan Manokwari yang berperadaban maju, berdaya saing, mandiri, dan sejahtera dalam bingkai otonomi khusus Papua dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menjelaskan, Untuk mencapai visi tersebut, telah ditetapkan 11 misi pembangunan daerah yang harus dilaksanakan secara holistik dan berkelanjutan, antara lain:

1. Membangun Manokwari sebagai pusat peradaban yang religius, moderat, toleran, dan rukun.

2. Membangun Manokwari yang berbudaya dan berbhineka tunggal ika.

3. Meningkatkan kualitas SDM Manokwari yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global.

4. Mewujudkan Manokwari sebagai ibukota Provinsi Papua Barat yang maju dan modern.

5. Mendorong kemandirian dan produktivitas ekonomi Manokwari.

6. Membangun Manokwari yang hijau dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Ganti Rugi Lahan Jadi Prioritas: Pemkab Manokwari Fokus Tuntaskan Sengketa Pasar Wosi dan Sanggeng

7. Mewujudkan Manokwari yang demokratis, aman, dan damai.

8. Mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial.

9. Menghormati hak-hak dasar orang asli Papua.

10. Membangun nasionalisme dan integritas dalam bingkai NKRI.

11. Mewujudkan birokrasi pemerintah daerah yang bersih dan profesional.

Bupati menyoroti tantangan pembangunan yang kompleks, seperti tingginya angka kemiskinan dan pengangguran, serta perlunya kolaborasi semua stakeholder untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi harus merata, dengan sektor pertanian dan perikanan sebagai prioritas. Sektor pariwisata akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi,” Harapnya.

Bupati berharap bahwa mimpi tentang transformasi pembangunan daerah yang berkelanjutan bukan hanya menjadi harapan mereka, tetapi juga harapan seluruh masyarakat Manokwari.

“Saatnya kita bersatu untuk kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Manokwari,” tutupnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Bupati Manokwari Tinjau Pasar Sanggeng, Pastikan Kesiapan Pembangunan Tahap Kedua

MANOKWARI

Kisah Harmoni Dua Guru Beda Latar: Menjaga Persatuan di SMTKN Pelita Sambab

MANOKWARI

Tingkatkan Pemahaman Terhadap Kebijakan Moneter Fiskal di Papua Barat, BI Bersama DJPb Gelar Deseminasi

MANOKWARI

Jelang HUT Bhayangkara Ke-79 , Polda Papua Barat Gelar Olahraga Bersama

MANOKWARI

Dukung HUT Pekabaran Injil, Nelayan Cakalang Siapkan Layanan Gratis di Pelabuhan Anggrem

MANOKWARI

Tinjau Banjir Wosi, Gubernur Papua Barat Dorong Normalisasi Sungai dan Penataan Permukiman

MANOKWARI

Kanwil Kemenkumham Papua Barat Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum di Kampus Universitas Caritas Indonesia

MANOKWARI

Flobamora Cup IV: Ajang Sportivitas dan Kebersamaan Anak Muda NTT di Tanah Papua