Home / MANOKWARI / Papua Barat

Rabu, 15 Februari 2023 - 20:48 WIB

Bulan Depan Pasar Sanggeng Akan Dibongkar

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari, melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UKM Kabupaten Manokwari berencana akan mulai melakukan pembongkaran pasar sanggeng tanggal 1 Maret 2023.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi dalam pertemuan Bersama Pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Sanggeng dan Perwakilan Pedagang di Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Rabu (15/2) yang dipimpin Bupati Manokwari, Hermus Indou.

“Tanggal 1 Maret sudah dimulai pembongkaran, tanggal 26 Februari Pak Bupati resmikan pasar sementara yang dapat menampung 70 pedagang,” Ujar Yan Ayomi.

Ayomi menyatakan, hanya pedagang yang aktif saja yang akan diprioritaskan dalam perencanaan ini.

Baca Juga :  Eduard Orocomna : Kepala BKD Teluk Bintuni Perhatikan Hak Anak-Anak 7 suku

“Hanya pedagang yang aktif saja. Karena saya sudah jalan putar pasar Sanggeng banyak juga yang tutup. Yang aktif kita prioritaskan bersama bapak/ibu yang ada di sekitar terminal yang bangunan toko dan rumahnya itu, untuk dapat memanfaatkan ruang dagang yang sementara kita bangun,” katanya.

Bupati Manokwari, Hermus Indou meminta kerjasama pedagang dan masyarakat terdampak agar proses pembongkaran pasar sanggeng tanggal 1 Maret dapat berjalan dengan lancar.

“Kesediaan bapak/ibu untuk bulan Maret kalo bisa kita rela ikhlas meninggalkan tmpat itu. Jadi mari kita terima dan kerjasama untuk minggir sementara dan akan kembali. Kalau eksekusi secepatnya maka akan jauh lebih baik,” kata Bupati Hermus sembari menambahkan semua ini dilakukan untuk kesejahteraan para pedagang.

Baca Juga :  TVRI Papua Barat Gelar Bazar Pangan Murah Sambut HUT ke-63

Lebih lanjut Hermus mengatakan, dalam waktu dekat bersama Dinas Perindagkop akan menghadiri Rakornis di Bali membahas perencanaan teknis pembangunan finalisasi pasar sanggeng dari Direktorat Prasarana Strategis Kementerian pekerjaan Umum Republik Indonesia.

“Salah satu syarat adalah lahan pembangunan harus clear and clean yaitu bersih dan tidak bermasalah. Karena itu kerjasama pedagang dan masyarakat sangat diharapkan,” ujar Hermus. (KP-02)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Perubahan APBD 2026 Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MANOKWARI

Diduga Penculik Anak, Seorang Wanita Dibakar Warga

MANOKWARI

Merasa “Digusur” Fitri Arniati Bawa Sengketa Muswilub BKMT Papua Barat ke Pengadilan

MANOKWARI

MK Tolak Permohonan BERBUDI, KPU Manokwari Segera Pleno Penetapan HERO

MANOKWARI

Thamrin Payapo Sebut Kewenangan Penentuan Anggota Pansel DPR Papua Barat oleh Mendagri

MANOKWARI

Hermus Pastikan Pendidikan Gratis di Manokwari: Tidak Ada Lagi Pungutan Sekolah

MANOKWARI

Pengumuman Perpanjangan Pendaftaran Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024

MANOKWARI

Manokwari Mulai Era Baru Pengawasan Minuman Beralkohol, Distributor Dibongkar Perdana