MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengajak DPRK dan Pemerintah Kabupaten Manokwari memperkuat komunikasi serta sinergi dalam seluruh tahapan pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Hermus dalam sambutannya pada rapat paripurna penutupan Masa Sidang I Tahun Persidangan 2026/2027 tentang penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA dan PPAS APBD Kabupaten Manokwari Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRK Manokwari, Selasa (29/9/2026).
Hermus mengatakan, hubungan antara eksekutif dan legislatif tidak hanya dibangun dalam pembahasan anggaran, tetapi harus terus diperkuat mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pengawasan pembangunan.
Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Namun, kepentingan masyarakat harus tetap menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
“Saya mengajak DPRK dan pemerintah daerah untuk menjaga komunikasi dan sinergi. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi kepentingan masyarakat harus menjadi yang utama,” ujar Hermus.
Ia meminta seluruh pihak menempatkan kepentingan Kabupaten Manokwari di atas kepentingan sektoral maupun kepentingan lainnya.
Hermus juga berharap kesepakatan KUPA dan PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam pembangunan daerah.
Ia ingin Kabupaten Manokwari tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pusat pelayanan publik.
“Setiap kebijakan yang kita ambil harus benar-benar menjawab persoalan masyarakat dan mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Hermus turut menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRK Manokwari, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), seluruh OPD dan pihak terkait yang telah bekerja dalam proses pembahasan KUPA dan PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026. (KP/03)















