Home / MANOKWARI / Papua Barat

Minggu, 29 Januari 2023 - 20:31 WIB

Pertama Kalinya, Raja Gowa Ke-XXXVIII Menginjakkan Kaki di Tanah Papua

MANOKWARI,Kumparanpapua.com- Raja Gowa, YM Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Raja Ke XXXVIII mengunjungi Tanah Arfak, Minggu (29/1/2023).

Kedatangan Raja Gowa untuk hadir ditengah-tengah warganya yang mendiami Kabupaten Manokwari Papua Barat, dalam rangka peringatan Hari ulang tahun Pilar Goa Kabupaten Manokwari yang pertama, Minggu (29/1/2023)

Raja Gowa ke XXXVIII Andi Kumala Idjo Daeng sila Karaeng Lembang mengatakan, seumur hidupnya ia baru pertama kali menginjakkan kakinya di Tanah Papua, “Umur saya sudah 62 Tahun, baru pertama kali menginjak kaki di Tanah Papua ini berkat keluarga besar pilar kerukunan warga Goa di Manokwari,” kata Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang.

Dalam rangka membangun hubungan silaturahmi yang erat, Raja Goa mengundang Kepala Suku Besar Arfak agar nanti menghadiri Hari Ulang Tahun Sultan Hasanuddin yang digelar pertengahan Tahun 2023 ini. “Saya mengundang bapak Kepala Suku Besar Arfak untuk menghadiri Hari Ulang Tahun Raja raja kami, Sultan Hasanuddin, ini sebagai bentuk rasa persaudaraan,” ucapnya dalam perayaan HUT Pilar Goa ke satu di Manokwari.

Baca Juga :  Gubernur Papua Barat Terpilih Dukung Penuh Pesparawi Nasional XIV 2025 di Manokwari

Dia pun berpesan kepada warga Goa yang ada di perantauan Tanah Papua, khususnya Manokwari agar membantu pemerintah dan Masyarakat membangun daerah ini.

Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan menambahkan bahwa Pilar Goa maupun warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan KKSS yang hidup di Papua Barat sudah merupakan warga Papua. “Mereka hidup di kota, di Pegunungan dan lembah-lembah di tanah kami, bersama dengan kami membangun Daerah kami,” kata Dominggus Mandacan.

Baca Juga :  Dalam Waktu Dekat, Masyarakat Suku Besar Kuri Wamesa Akan Menggelar Mubes di Bintuni

Lebih lanjut Mandacan berharap warga Goa di Papua Barat agar menjaga persatuan dan kesatuan, kerukunan antara umat beragama di Provinsi Papua Barat, lebih khusus di Tanah Arfak

Pada kesempatan yang sama, Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan bahwa Manokwari sebagai kota peradaban orang Papua merupakan rumah bersama yang didalamnya tidak hanya warga Asli Papua tetapi juga warga Nusantara yang telah hidup lama lalu membangun. “Kami sadari bahwa warga Nusantara termasuk kerukunan keluarga Sulawesi Selatan di Daerah ini turut berkontribusi membangun Daerah ini, memanusiakan Manusia Papua,” ucap Hermus Indou. (KP-03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Pasangan BERBUDI Daftar Ke KPU Manokwari

MANOKWARI

Dirlantas Polda Papua Barat : Operasi Keselamatan Mansinam 2026 untuk Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

MANOKWARI

Internet Indonesia Semakin Cepat, SATRIA-1 Terbesar di Asia Sukses Diluncurkan

MANOKWARI

Tambang Waserawi Ditutup Sementara, Pemkab Manokwari Pastikan Perlindungan Warga Terdampak

MANOKWARI

Kunjungi Pasar Wosi, Gibran Dengarkan Aspirasi Pedagang dan Janjikan Perbaikan Fasilitas

MANOKWARI

Bupati Manokwari Melantik 141 Pejabat Eselon III dan IV Serta 7 Dokter Ahli Utama

MANOKWARI

Polresta Manokwari Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan Doa Bersama

MANOKWARI

Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa, Cheroline Makalew Sosialisasi 4 Pilar MPR RI