Home / MANOKWARI / Papua Barat

Senin, 12 Juni 2023 - 12:49 WIB

Tingkatkan Sistem JKN, BPJS Kesehatan Cabang Manokwari Gelar Kegiatan Gathering Badan Usaga dan Media

MANOKWARI,Kumparanpapua.com- Dalam rangka menyebarkan informasi tentang Sistem Jaminan sosial Nasional serta meningkatkan komunikasi dan kerjasama yang baik dengan insan media , BPJS Kesehatan Cabang Manokwari menggelar kegiatan Gathering Badan Usaha dan Media di Hotel Mansinam Beach,Senin12/06/2023).

Kegiatan yang bertema “JKN Milik Kita, Mudah Cepat dan Setara” di buka langsung oleh Kepala Cabang Manokwari dr. Dwi Sulistyono Yudo.

Dalam penyampaiannya, Kepala Cabang Manokwari, dr. Dwi Sulistyono Yudo berharap, capaian dari dari Badan Usaha terbaik dan Media yang paling aktif dalam memberitakan Program JKN dapat meningkatkan motivasi bagi Badan Usaha dan Media lainnya untuk mendapat kesempatan menjadi Badan Usaha terbaik dan juga Media yang konsisten dalam memberitakan Program JKN di tahun berikutnya.

Menurutnya, Indonesia telah menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional mulai tahun 2014 yang penyelenggaraannya diamanatkan kepada BPJS Kesehatan demi tercapainya jaminan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

Sulistyono menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan senantiasa berupaya meningkatkan cakupan seluruh segmen kepesertaan melalui berbagai strategi.

Strategi tersebut yakni melalui Transformasi Mutu Layanan dengan peningkatan akses kanal layananinformasi dan pendaftaran berbasis digital baik bagi Badan Usaha, Pemerintah Daerah, maupun masyarakat sektor informal untuk memberikan kemudahan pendaftaran sebagai Peserta JKN-KIS diantaranya adalahAplikasi mobile JKN, Apllikasi e-dabu, Kanal pendaftaran Pandawa dan lain sebagainya.

Pihaknya juga berupaya mengoptimalkan peran dan dukungan Pemerintah Daerah dan Fasilitas Kesehatan dengan Bersama-sama membuat Janji Layanan Jaminan Kesehatan Nasional yang menjawab berbagai permasalahan besar yang selama ini terjadi pada era JKN seperti adanya iur biaya, antrian Peserta JKN yang Panjang serta penuhnya ruang perawatan di Rumah sakit.

Baca Juga  Ikut Southeast Asia Youth leadership Program di Amerika Serikat, Tiga Pelajar SMU Asal Manokwari Kembali Ke Tanah Air

Berbicara tentang Universal Health Coverage, Provinsi Papua Barat ujarnya adalah Provinsi dengan status UHC Open dalam menjaminkan Masyarakatnya pada Program JKN-KIS

Adapun Keistimewaan dari penerapan sistem pendaftaran UHC Non Cutt off adalah sbb :

1.Tidak ada waktu cutt off dalam hal pendaftaran.

2. Pemda dapat mengajukan pendaftaran peserta, dimana peserta yang terdaftar pada saat itu maka dapat Jaminan kesehatannya langsung 2aktif kepesertaannya dan bisa langsung dijaminkan jika mengakses pelayanan kesehatan .

3. Pemda dapat mengakomodir kebutuhan Jaminan kesehatan bagi peserta yang membutuhkan pelayanan urgent pada saat itu, tetapi tidak memiliki kartu.

Sehingga Berkat Kerja keras dan Komitmen yang tinggi dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, Papua Barat telah mencapai UHC 106,46% per juni 2023dan menjadi salah satu Provinsi yang menerima Penghargaan UHC Award Tahun 2023″

Selain itu pihkanya tidak hanya menargetkan cakupan kepesertaan seluruh Penduduk Indonesia. UHC juga memastikan setiap orang memiliki aksesuntuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu tanpa hambatan finansial, baik dalam pelayanan kesehatan kuratif danrehabilitatif maupun pelayanan promotif dan preventif yang efektif.

“Salah satu layanan Preventif yang dapat di akses peserta JKN adalah skrining Kesehatan pada aplikasi Mobile JKN, dimana peserta dapat mengetahui apakah mempunyai resiko terkana penyakit kronis dan dapat melakukan pencegahan dan perawatan sejak dini apabila beresiko dengan mengakses layanan Kesehatan sesegera mungkin”jelasnya.

Baca Juga  Wakil Bupati Harap Kerjasama Semua Pihak dalam Penurunan Stunting

Untuk itu, salah satu dukungan yang diharapkan dari Badan Usaha dapat mendaftarkan seluruh karyawannya 100% beserta anggota keluarganya. Hal ini sangat dibutuhkan guna mewujudkan Indonesia Universal Health Coverage yang optimal.

Ia menyebut, Badan Usaha yang terdaftar diKabupaten Manokwari adalah sebanyak 643 Badan Usaha. Dengan Jumlah Peserta 21.978 jiwa beserta anggota keluarga yang terdaftar dalam program JKN-KIS3 atas capaian yang telah diraih oleh Badan Usaha.

” Kami memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Badan Usaha terbaik dimana telah mendaftarkan Pekerja dan Anggota Keluarganya 100%, aktif dalam menggunakan Aplikasi Edabu, dan Rutin dalam melakukan Pembayaran Iuran Setiap bulan dalam mendukung program JKN-KIS sebagai program strategis nasional” harapnya.

Pihaknya berterima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua Barat Khususnya Kabupaten Manokwari yang telah mampu mewujudkan cakupan Kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

“BPJS Kesehatan terus Berupaya untuk meningkatkan kedekatan dengan masyarakat dalam memberikan informasi-informasi terkini seputar Program JKN, Salah satunya melalui Media. Peran Media dalam memperluas Informasi Tentang Program JKN merupakan kolaborasi yang sangat penting untuk mengsukseskan program JKN” Pungkasnya.(KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

HKG PKK Ke-51 Bupati Manokwari Imbau Kepada TP-PKK Lebih Aktif Jalankan Program Pokok

MANOKWARI

Calon DPD Lamek Dowansiba Unggul di Dapil 2 Papua Barat dengan Perolehan Suara 36.945

MANOKWARI

Bupati Manokwari Resmikan Aula SMP YPK 1 Kabupaten Manokwari 

MANOKWARI

Peletakan Batu Pertama Kantor Distrik dan Peresmian Puskesmas Mokwan, Bupati Hermus : Ini Komitmen Kami

MANOKWARI

Raih Peringkat Ke-39 Pelayanan Publik Terbaik Di Indonesia, Bupati Pesan Pertahankan Prestasi

MANOKWARI

Survei Integritas Pejabat di Lingkup Pemda Manokwari Dinilai Rendah

MANOKWARI

Siap-siap! Kinerja Pejabat Pemkab Manokwari Bakal Dievaluasi

MANOKWARI

Happy Shopping, Warga Rebutan Belanja di Hadi Supermarket