Home / Papua

Selasa, 27 Juni 2023 - 14:14 WIB

Majelis Hakim PN Jayapura Tolak Eksepsi Rettob 

Caption Foto ; Johannes Rettob dan Silvi Herawaty Saat Meninggalkan Ruang Sidang, Usai Mendengan Pembacaan Putusan Sela, di PN Jayapura, Selasa (27/6). (KP_04)

Caption Foto ; Johannes Rettob dan Silvi Herawaty Saat Meninggalkan Ruang Sidang, Usai Mendengan Pembacaan Putusan Sela, di PN Jayapura, Selasa (27/6). (KP_04)

JAYAPURA,Kumparanpapua.com– Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jayapura yang di Ketuai oleh Thobias Benggian, didampingi Hakim Anggota Linn Carol Hamadi, dan Andi Matalata, menolak eksepsi Johannes Rettob dan Silvi Herawaty. Kemudian meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) melanjutkan sidang pemeriksaan Pokok Perkara.

Adapun alasan majelis hakim menolak Eksepsi PH, karena Perkara Tindak Pidana Korupsi yang didakwakan kepada kedua terdakwa (Rettop dan Silvia Herawati) telah diputuskan pada sidang sebelumnya. Sehinga sesuai keputusan MK No. 28 tahun 2022, perkara yang sama tidak dapat diputuskan pada putusan sela yang kedua, namun akan diputuskan bersamaan dengan putusan pokok perkara akhir.

Usai membacakan putusan selah, Majelis Hakim bersama JPU dan PH terdakwa bersepakat sidang pemeriksan pokok perkara akan dilakukan dua kali dalam seminggu.

Baca Juga  Ketua Wilayah adat Lapago Ajak Masyarakat Papua Jaga Kamtibmas

“Saya harap jadwal yang kita tentukan bersama, harus dijalankan tepat waktu,”tegas Thobias Benggian usai membacakan putusan sela, di PN Jayapura, Selasa (27/6).

Pada sidang pokok perkara JPU mengaku akan menghadirkan 25 orang saksi fakta ditambah 5 orang saksi Ahli dan direncanakan pada sidang pembuktian pada 4 Juli mendatang,selanjutnya JPU akan menghadirkan 10 orang saksi fakta,

“Kami akan menghadirkan saksi fakta yang sebagiannya ada di Kabupaten Mimika, sementara saksi ahli ada di luar,” kata JPU Richard Biere dan Kawan Kawan.

Baca Juga  Polisi Berhasil Temukan Senpi Laras Pendek Beserta 171 Amunisi

Sementara itu Iwan Kurniawan Niode selaku Kuasa Hukum Terdakwa menyampaikan pihaknya sangat menghormati keputusan Majelis Hakim. Karena sesuai prosedur yang termuat pada Keputusan MK.

Namun terlepas dari pada pemeriksaan pada pemeriksaan pokok perkara, pihaknya akan tetap mengunggakan materi eksepsi, dengan diperkuat melalui pernyataan saksi Ahli.

Sebab mereka menilai dakwaan JPU tidak mempunyai cantolan hukum. Selain itu tidak punya sprindik, dimana sebelumnya Majelis hakim menilai Sprindik JPU tidak sah.

“Kami berharap dalam perkara ini Keputusan Majelis hakim akan lebih Komhpheransif, karena menurut hemat kami dakwaan JPU ini tidak punya psindik, maupun cantolan hukum,” Pungkas Iwan.(KP-04)

Share :

Baca Juga

Ketua Asosiasi Futsal Kota Jayapura, Mathias Mano

Papua

Perdana” Kursus Wasit dan Pelatih Akan Digelar Asosiasi Futsal Kota Jayapura

Papua

Disnaker Kota Jayapura dan PT Soney Raya Kolaborasi Gelar Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan III Tahun 2024

Papua

Ketua Wilayah adat Lapago Ajak Masyarakat Papua Jaga Kamtibmas
Tim Resmob Numbay Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota berhasil ringkus pelaku Rudapaksa (Foto : Istimewa)

Papua

Tim Resmob Numbay Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota Berhasil Amankan Pelaku Rudupaksa 
Ketua Komisi C, DPRD Kota Jayapura, Achmad Sudjana saat memberikan keterangan pers (Foto : KP04/Kumparanpapua.com)

Papua

DPRD Kota Jayapura Himbau Warga Jaga Kebersihan

Papua

Layar Tancap Akar Rumput Menghadirkan Demianus Wasage dan Lamek Dowansiba

Papua

Bima Arya : Menuju Indonesia emas di 2045 , kota se-Indonesia harus menjadi penggerak utama

Papua

Bupati Herry Naap : Tampilkan Warisan Budaya Leluhur Pada Festival Budaya Biak, Kick Off Dimulainya Sail Teluk Cenderawasih