Home / OLAHRAGA

Rabu, 18 Januari 2023 - 11:13 WIB

Liga 2 Dihentikan, Persipura Layangkan Surat Somasi PSSI

Manager Persipura, Yan Mandenas (Foto : Media Persipura)

Manager Persipura, Yan Mandenas (Foto : Media Persipura)

Jakarta, Kumparanpapua.com – Persipura Jayapura serius menanggapi pemberhentian Liga 2 secara sepihak oleh PSSI. Skuad Mutiara Hitam semakin tidak percaya dengan kinerja PSSI yang dipimpin Mochamad Iriawan. Wujud ketidakpercayaan juara empat kali Liga 1 yang kini tengah menjalani hukuman di Liga 2 itu dengan mengirimkan surat somasi ke PSSI.

Manajer Persipura Yan Mandenas mengatakan, surat somasi ke PSSI sudah dikirim langsung ke markas federasi sepak bola nasional yang berada di Gedung GBK Arena, Senayan, Jakarta. Tembusan surat somasi Persipura terhadap PSSI juga disampaikan kepada Menpora Zainudin Amali sebagai perwakilan pemerintah, kemudian Komisi X DPR RI sebagai mitra kerja PSSI dan PT. LIB, FIFA sebagai federasi sepak bola dunia dan AFC sebagai federasi sepak bola asia.

” Apa yang kami lakukan adalah sebagai bentuk ketidakpercayaan kami terhadap PSSI. Surat somasi kami juga sampaikan ke FIFA, AFC, Menpora damn Komisi X DPR RI,” ujarnya di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1/2023).

Baca Juga  Pemda Manokwari Akan Buka 3 Ruas Jalan Baru, Menyusul Terbitnya Inpres Percepatan Jalan Daerah

Beberapa poin penting menurut Mandenas tertuang pada surat somasi tersebut. Manajer yang juga anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra itu menyebutkan, Keputusan rapat Komite Eksekutif tersebut berpotensi merugikan klub, pemain, dan offisial. Persipura sangat dirugikan mengingat persiapan yang telah dilakukan oleh klub untuk dapat berprestasi di Liga 2 musim 2022/2023.

“Persipura juga mempertanyakan transparansi PSSI dalam membuat keputusan sebagaimana dimaksud pada Rapat Komite Eksekutif tersebut. Hingga kini, Persipura tidak pernah mengetahui nama-nama klub yang meminta agar kompetisi tersebut tidak dilanjutkan kembali,” ujarnya.

Mandenas juga mempertanyakan penjelasan Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi terkait keputusan Rapat Komite Eksekutif tersebut, karena pihaknya berpendapat bahwa tidak ada kegentingan yang memaksa PSSI untuk menghentikan Kompetisi Liga 2 karena masih terdapat solusi lain yang dapat ditempuh oleh PSSI untuk melanjutkan Kompetisi Liga 2, bahkan bersedia untuk berkomunikasi dengan seluruh klub peserta kompetisi Liga 2.

Baca Juga  Menatap Level Profesional, RBBC 223 Tuntaskan Agenda Legalisasi Klub

“Faktanya, rapat antar pemilik klub peserta Kompetisi Liga 2 pada tanggal 14 Desember 2022 setuju agar kompetisi dilanjutkan dengan melakukan beberapa penyesuaian,” ucapnya.

Dari rilis yang diterima, Klub bintang empat ini menolak keputusan Rapat Komite Eksekutif tersebut mengingat keputusan itu tidak berdasar serta tidak dibuat dengan melibatkan seluruh klub sepakbola yang berpartisipasi pada Kompetisi Liga 2.

” Persipura Jayapura meminta agar PSSI, dalam waktu tujuh hari sejak tanggal surat ini dibuat untuk membatalkan keputusan Rapat Komite Eksekutif tanggal 12 Januari 2023 terkait penghentian kelanjutan Kompetisi Liga 2 musim 2022/2023 serta mengadakan pertemuan khusus antara PSSI, operator pertandingan dan para klub peserta Kompetisi Liga 2 untuk menentukan format baru sebelum melanjutkan Kompetisi Liga 2 musim 2022/2023,” ujarnya

Jika PSSI tidak mengindahkan isi somasi Persipura dalam waktu yang ditentukan, Mandenas mengaku akan melakukan upaya hukum guna menyelamatkan timnya dari keputusan-keputusan sepihak oknum-oknum di PSSI. (*)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Menatap Level Profesional, RBBC 223 Tuntaskan Agenda Legalisasi Klub

MANOKWARI

Pemda Manokwari Akan Buka 3 Ruas Jalan Baru, Menyusul Terbitnya Inpres Percepatan Jalan Daerah